Sepertinya saya harus meralat pernyataan saya kemarin. Menjelang akhir bulan Mei, pergerakan IHSG semakin liar, dimana IHSG naik dan turun dengan spread yang lebar. Sepertinya naik lebih dari 1% itu sudah hal yang biasa. Dari grafiknya, dengan penutupan hari ini, indikator kembali memberikan signal pembalikan arah. Saat ini IIHSG kembali menguji support ma20nya di 5100.
Dari saham blue chipsnya, ASII gagal mempertahankan momentum penguatan, dan secara chart cukup menghawatirkan. Sektor perbankan, rata rata secara chart signalnya belum ada yang bagus dan masih berpotensi melemah. Saham semen, rata rata indikator juga kurang bagus dan masih ada potensi pelemahan. Saham konstruksi dan properti, rata rata masih ada indikasi penguatan, namun menurut saya cukup rawan profit taking. Saham batu bara, seperti biasa, tekanan jual masih cukup kuat. Saham GGRM, kenaikan masih cukup solid, jadi masih boleh untuk dipantau.
Jadi, sejauh yang bisa saya lihat, kondisi IHSG cukup rawan koreksi. Bulan depan adalah bulan terakhir dari kuartal 2, jadi bisa dipantau saham saham yang Q1 mencatatkan kinerja yang bagus, karena ada potensi kinerja tersebut akan berulang di Q2. Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.
Semoga berkenan
Donny
Untuk ulasan lebih lengkap, silakan mendaftar menjadi member seperti yang tertera di sebelah kanan, dan anda akan mendapat akses untuk membaca blog yang baru di Analisa Saham Part 2
Untuk ulasan lebih lengkap, silakan mendaftar menjadi member seperti yang tertera di sebelah kanan, dan anda akan mendapat akses untuk membaca blog yang baru di Analisa Saham Part 2

Tidak ada komentar:
Posting Komentar