Senin, 27 April 2015

Review Market 27 April 2015

Dear Client,

PS : Kembali memasuki akhir bulan, saya tampilkan review secara lengkap untuk member supaya bisa mendapatkan gambaran apa yang didapatkan dengan mendaftar sebagai member.


REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 2750  -7.6%)
ADHI melemah signifikan dan menembus support 2900. Saat ini masih ada potensi pelemahan berlanjut ke area 2680-2690. ADHI sendiri ditutup di luar bolinger, dan tercipta gap yang luas dengan ma5nya. Jadi ada potensi teknikal rebound. Untuk sementara ini bisa dipantau apaka level 2680 ini mampu bertahan atau tidak.

ADRO (Closing 920   -5.2%)
ADRO ditutup melemah signifikan dan menembus support 930. Indikator membentuk signal pelemahan. Penembusan level 930 sendiri berpotensi membawa ADRO melemah ke area 850. Saya masih akan menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi buy mengingat saham ini cukup lama berkonsolidasi tanpa ada aksi beli yang kuat.

ASII (Closing 7450  -5.4%)
ASII ditutup melemah signfikan. Indikator sendiri mengindikasikan pelemahan. Sejauh ini ASII masih bertahan di support 7400. Seharusnya support ini cukup kuat, jadi mari kita pantau apakah support ini mampu bertahan atau tidak. Bila ternyata support ini gagal bertahan, support berikutnya di kisaran 7150. Bagi yang ingin entry sangat disarankan untuk mencicil.

ASRI (Closing 640   -4.5%)
ASRI ditutup melemah cukup signifikan. Sejauh ini support 620 bertahan. Indikator sendiri masih mengindikasikan pelemahan, jadi masih ada potensi support 620 akan diuji kembali. Bila level ini gagal bertahan, ASRI berpotensi menuju ke area 580-590. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

BBRI (Closing 12025   -7.1%)
BBRI ditutup melemah signifikan dan menembus support 12400. Saat ini BBRI tertahan support di kisaran 11800-11900. BBRI ditutup jauh di bawah bolinger bawahnya, dan gap dengan Ma5 sangat lebar. Menurut saya besar kemungkinan akan terjadi teknikal rebound. Penguatan ke 12500-12600 kemungkinan masih sebatas teknikal rebound. Jadi bila BBRI menguat bisa perhatikan level tersebut.

BBCA (Closing 14200   -4.7%)
BBCA ditutup melemah cukup signifikan. Indikator mengindikasikan pelemahan. BBCA sendiri menembus support 14700 dan menguji support 14000. Belum terlihat ada tanda tanda yang bagus. BBCA sendiri ditutup di luar bolinger bawahnya. Jadi ada kemungkinan terjadi teknikal rebound. Bagi yang ingin entry lebih baik dicicil.

BBNI (Closing 6500   -6.5%)
BBNI ditutup melemah signifikan dan menembus support 6900. Penembusan level 6900 sendiri berpotensi membawa BBNI melemah ke area 6280-6300. Indikator sejauh ini mengindikasikan pelemahan. BBNI sendiir ditutup jauh di bawah bolinger bawah dan gap dengan Ma5 cukup lebar. Jadi ada potensi terjadi teknikal rebound. Tetap berhati hati bagi yang ingin entry.

BMRI (Closing 11250   -5.5%)
BMRI ditutup melemah signifikan. Indikator mengindikasikan pelemahan. BMRI ditutup sedikit di bawah support 11300 sehingga masih perlu dikonfirmasi. Bila pelemahan berlanjut, level 10900 akan menjadi target pelemahan berikutnya. Saat ini BMRI ditutup jauh di bawah bolinger bawahnya, ditambah gap dengan Ma5 cukup lebar. Terbuka potensi terjadi teknikal rebound. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

CPIN (Closing 3230  -5.7%)
CPIN melemah signifikan dan menembus support 3300. Penembusan support ini berpotensi membawa CPIN melemah ke area 3100. Indikator sendiri masih mengindikasikan pelemahan. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

GGRM (Closing 52000   -4.6%)
Setelah gagal menembus resistance GGRM kembali melemah. Indikator mulai membentuk signal pelemahan. Saat ini masih ada potensi pelemahan ke area 49800. Bagi yang ingin entry atau yang masih ada posisi, tetap berhati hati mengingat sentimen negatif di market cukup kuat.

ICBP (Closing 13800   -2.1%)
ICBP ditutup melemah. Indikator mengindikasikan pelemahan. Sejauh ini support 13800 mampu bertahan. Signal negatif sendiri cukup kuat. Ma5
INDF (Closing 7200  -2.4%)
INDF dibuka melemah ke area 6875, lalu kembali menguat ditutup di 7200. Indikator mengindikasikan pelemahan. Meskipun INDF kembali menguat, namun masih ditutup di bawah level 7300. Indikasi pelemahan masih cukup kuat. Saat ini support kuat ada di kisaran 6850. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

INTP (Closing 22700  -2.7%)
INTP ditutup melemah dan menembus support 23000. Indikator saat ini mengindikasikan pelemahan. Penembusan level 23000 sendiri berpotensi membawa INTP melemah ke area 22000. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

JSMR (Closing 6825   -0.7%)
JSMR ditutup melemah. Indikator mengindikasikan pelemahan. Saya masih melihat ada potensi pelemahan di saham ini. Selama JSMR berada di bawah 7000 masih ada potensi pelemahan ke 6400. Bagi yang ingin entry lebih baik dicicil.

KLBF (Closing 1850   -2.9%)
KLBF dibuka melemah ke area 1815, lalu kembali naik ditutup di 1850. Indikator mengindikasikan pelemahan. KLBF sejauh ini mampu kembali ditutup di support 1850. Namun melihat indikator dan Ma yang mulai mengarah ke pelemahan, saya cenderung melihat pelemahan akan berlanjut. Support berikutnya saat ini ada di 1770. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

PGAS (Closing 4415   -4.8%)
PGAS ditutup melemah cukup signifikan. Indikator mengindikasikan pelemahan. PGAS menembus support 4600. Penembusan support ini berpotensi membawa PGAS melemah ke area 4200. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

PTBA (Closing 10000   -5%)
PTBA ditutup melemah signifikan. Indikator mengindikasikan pelemahan. Saat ini PTBA masih berkonsolidasi dengan range 10000-11000. Indikasi pelemahan sendiri cukup kuat. Bila support 10000 ditembus, PTBA berpotensi melemah ke area 9000.

PTPP (Closing 3815   -5.1%)
PTPP ditutup melemah signifikan. Indikator mengindikasikan pelemahan. PTPP menembus support 4000. Penembusan support ini berpotensi membawa PTPP melemah ke area 3650. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

SCMA (Closing 3100   -6.1%)
SCMA ditutup melemah signifikan. Indikator mengindikasikan pelemahan. Support 3200 ditembus. Penembusan support ini berpotensi membawa SCMA melemah ke area 3000. Belum terliht ada kasi beli yang kuat. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

SMGR (Closing 13325   -1.5%)
SMGR ditutup melemah. Indikator mengindikasikan pelemahan. SMGR sendiri menembus support 13400. Penembusan level 13400 sendiri berpotensi membawa SMGR melemah ke area 12800. Belum terlihat ada indikasi yang kuat. Jadi bagi yang ingin entry tetap berhati hati.

SMRA (Closing 1895   -1.8%)
SMRA ditutup melemah. Indikator mulai membentuk signal pelemahan. Secara overall signal pelemahan masih terlihat, namun melihat kondisi di market dan Ma yang perlahan lahan menuju ke pelemahan, ada potensi pelemahan akan berlanjut. Support sendiri akan saya pertahankan di 1770.

TLKM (Closing 2810   -3.3%)
TLKM ditutup melemah. Indikator mulai membentuk signal pelemahan. Dari indikasi sementara masih ada potensi pelemahan berlanjut. support akan saya pertahankan di 2780. Bisa dipantau apakah support ini mampu bertahan atau tidak.

UNTR (Closing 22700  -1.6%)
UNTR ditutup melemah. Indikator mengindikasikan pelemahan. Saat ini support akan saya pertahankan di 22400. Indikasinya sendiri makin menuju ke pelemahan. Jadi sementara bisa dipantau apakah level 22400 ini bisa bertahan atau tidak.

UNVR (Closing 42075   -2.2%)
UNVR dibuka melemah ke area 40300, lalu kembali menguat ditutup di 42075. Indikator mengindikasikan penguatan, namun Stochastic di area overbought berpotensi membentuk signal pelemahan. Sejauh ini semua signal masih condong mendukung ke penguatan. Resistance akan saya pertahankan di 44200 dan support di 40800.

WIKA (Closing 3370   -4%)
WIKA ditutup melemah. Indikator mengindikasikan pelemahan. Dari indikasi sementara, masih ada potensi pelemahan. Support sementara akan saya pertahankan di 3300. Bagi yang ingin entry tetap berhati hati. Resistance akan saya pertahankan di 3630-3640.



Hari ini IHSG melemah signifikan di 5245 (-3.5%)

IHSG hari ini terus dilanda tekanan jual menembus support 5350 dan menguji support 5210. Indikator sendiri masih mengindikasikan pelemahan, jadi ada potensi support 5210 akan kembali diuji. Saat ini IHSG ditutup jauh dari bolinger bawahnya dan ada gap yang lebar dengan Ma5nya, jadi ada potensi terjadi teknikal rebound. Penguatan ke area 5300-5330 kemungkinan masih sebatas teknikal rebound. Support akan saya pertahankan di 5210.

Kejutan datang dari IHSG hari ini. Tekanan jual terus terjadi sepanjang sesi hingga akhir sesi. Asing sendiri melakukan net sell 2.1T. Jumlah yang cukup fantastis. Berdasarkan informasi yang saya dapatkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan IHSG rontok. Yang pertama adalah kinerja emiten yang sudah dirilis baru baru ini banyak yang di bawah konsensus. Yang kedua perlambatan ekonomi Indonesia. Dan yang ketiga adalah antisipasi rapat The Fed tanggal 30 April. Alasan apapun yang benar, dari beberapa minggu lalu signal turun ini sebenarnya sudah tampak dengan ditembusnya support - support saham defensive, dan tekanan jual pada saham perbankan. Saat ini saya melihat tekanan jual masih akan berlangsung, namun teknikal rebound bisa terjadi. Bisa pantau dari review saham saya di atas, saham saham mana saja yang berpotensi terjadi teknikal rebound.


Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.




Salam
Donny

Jumat, 24 April 2015

Review Market 24 April 2015

Dear Client,


Hari ini IHSG berkonsolidasi ditutup di 5435 (-0%)

IHSG hari ini sempat bergerak menguat ke area 5464, namun lagi lagi gagal menembus resistance 5470 dan terkoreksi. Indikator perlahan lahan membentuk signal pelemahan. Posisi penutupan IHSG pun masih kurang bagus. Untuk sementara support akan saya pertahankan di 5350 dan resistance di 5470.

Tidak ada indikasi yang menarik dari saham yang saya review. Namun yang perlu diperhatikan adalah tekanan jual kembali terlihat di saham perbankan, terutama BBNI sebagai imbas laporan keuangan. Bisa dipantau apakah tekanan jual kembali berlanjut. Saham perbankan saat ini adalah salah satu sektor yang terus menopang IHSG. Jadi bila sektor ini rontok perlahan tentu akan membawa IHSG turun makin dalam. Saham UNVR masih terus menguat, namun saya ragu penguatan akan bertahan. Saham GGRM mulai menguji resistance. Bisa dipantau apakah mampu ditembus atau tidak. Saham TLKM melanjutkan penguatannya. Saat ini makin mendekati resistancenya. Bisa dipantau akan potensi profit taking. Saham konstruksi mulai memunculkan signal pelemahan. Kemungkinan pelemahan akan berlanjut. Jadi bisa dipantau apakah supportnya mampu bertahan atau tidak.

Market saat ini masih kurang kondusif. Dengan minimnya sentimen saat ini kita condong berpegang pada teknikal. Dari teknikalpun saat ini tidak banyak signal yang muncul. Signal beli dan jual bisa muncul silih berganti. Jadi bagi anda yang ingin entry, saya tetap sarankan lebih baik dicicil.


Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.




Salam
Donny

Kamis, 23 April 2015

Review Market 23 April 2015

Dear Client,


Hari ini IHSG berkonsolidasi ditutup di 5436 (-0%)

IHSG masih cenderung konsolidasi. Belum ada sentimen yang baru. Indikator saat ini mix dengan MACD mengindikasikan pelemahan dan Stochastic mengindikasikan penguatan. Saat ini resistance terdekat masih saya pertahankan di 5470 dan support di 5350.

Dari saham yang saya review, UNVR masih mempunyai signal beli yang kuat. Masih bisa dipantau untuk entry. Saham SMRA masih mengindikasikan penguatan, namun mulai mendekati resistance kuat, jadi mohon berhati hati akan potensi profit taking. Saham TLKM menembus resistance. Menurut saya masih bisa dipantau untuk potensi entry. KLBF, mulai terbentuk indikasi profit taking, mohon berhati hati bagi yang masih ada posisi.


Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Rabu, 22 April 2015

Review Market 22 April 2015

Dear Client,


Hari ini IHSG melemah ditutup di 5437 (-0.4%)

Minimnya sentimen membuat IHSG hari ini terkoreksi. Masih terlihat ada usaha untuk membawa IHSG menguat, namun masih kurang meyakinkan. Saat ini resistance terdekat masih saya pertahankan di 5470 dan support di 5350.

Dari saham yang saya review, yang saham PTPP masih konsisten dengan penembusan resistance kemarin dan terus menguat. Dari teknikal masih ada potensi PTPP untuk terus menguat, namun dengan kondisi overbought di Stochastic, saham ini lumayan rawan profit taking. Jadi bisa dipantau level resistancenya. Saham GGRM mulai terkena aksi profit taking. Secara overall indikasi penguatan masih bagus, bisa dipantau level support untuk potensi BOW. UNVR menembus resistance, lalu kembali ditutup di bawah resistance. Signal beli masih cukup kuat, menurut saya masih cukup layak dipantau. Saham CPIN menembus support double top. Mohon berhati hati akan potensi pelemahan berlanjut.

Seperti yang saya singgung kemarin, sentimen positif dari regional biasanya efeknya tidak lama. Dengan minimnya sentimen hari ini IHSG kembali melemah. Untuk sementara belum bisa dibilang penguatan akan berakhir karena pelemahan 0.4% masih cukup wajar dengan adanya penguatan sebesar 1.1% kemarin. Namun tidak ada salahnya berhati hati. Bagi yang ingin entry tetap disarankan menunggu terjadinya koreksi. Karena saat ini saham yang menembus resistance tidak serta merta akan menguat. Kadang kadang malah melemah terlebih dahulu.


Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.




Salam
Donny

Selasa, 21 April 2015

Review Market 21 April 2015

Dear Client,


Hari ini IHSG menguat cukup signifikan ditutup di 5460 (+1.1%)

Penguatan IHSG di luar perkiraan saya. Sentimen positif dari bursa China membuat IHSG yang memang sudah lama menanti adanya sentimen bereaksi dengan kuat. Indikator saat ini mulai membentuk signal penguatan. Bila penguatan berlanjut, 5470 akan menjadi resistance terdekat. Support sementara akan saya pertahankan di 5350.

Banyak signal beli yang muncul dari saham - saham yang saya review. Saham saham yang menembus resistance antara lain INTP, PTPP, PGAS, dan KLBF. Saham UNVR dan GGRM memunculkan signal beli yang kuat, namun mulai mendekati resistancenya, jadi bisa dipantau apakah penguatan bisa berlanjut atau tidak. Saat ini market cenderung bergerak reaktif. Jadi satu sentimen positif bisa direspon dengan luar biasa. Namun efek dari sentimen positif itu kemungkinan terbatas. Jadi untuk sementara kita pantau apakah IHSG besok masih mampu menguat atau kembali layu seperti kemarin.


Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.




Salam
Donny