Senin, 01 September 2014

Review Market 1 September 2014

Dear Client,


Hari ini IHSG menguat ditutup di 5177 (+0.8%)

IHSG menguat cukup signifikan. Penguatan IHSG sendiri terjadi akibat imbas penguatan kembali saham saham yang pada masa pre closing kemarin ditekan cukup dalam. Untuk sementara support IHSG akan saya pertahankan di ma20nya di 5145 dan resistance di 5300.

Dari saham blue chips yang saya review, indikasi penguatan yang cukup bagus muncul di saham ICBP. Saya melihat masih ada potensi penguatan, jadi bow bisa dipertimbangkan. Selain itu, ada saham saham yang mluai mendekati supportnya seperti SMGR dan INTP. Saham ini cenderung berkonsolidasi dengan range tertentu, jadi bisa dipantau untuk potensi entry. Saat ini tidak banyak petunjuk yang bisa diambil dari market. Jadi bagi yang ingin entry, mohon untu selalu menerapkan trading plan yang jelas, dan batasi kerugian anda. Bila memang ingin membeli, usahakan anda membeli di kisaran support dan lebih baik dicicil dulu. Karena market bisa sewaktu waktu berbalik arah, selama tidak ada sentimen positif di market.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Jumat, 29 Agustus 2014

Review Market 29 Agustus 2014

Dear Client,

Kembali memasuki akhir bulan, jadi saya tampilkan review secara lengkap supaya pembaca sekalian bisa mendapatkan gambaran tentang review yang bisa didapatkan oleh member. Semoga membantu.

REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 3070   +0.7%)
ADHI berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Saat ini belum terlihat ada arah yang solid. ADHI sendiri masih bertahan di atas ma50nya. Saat ini support masih saya pertahankan di 3025-3030. Bagi yang ingin entry tetap terapkan kontrol resiko.

ADRO (Closing 1315   +0%)
ADRO dibuka sempat menembus level 1340, namun tidak mampu bertahan dan kembali terkoreksi. Stochastic mengindikasikan penguatan. Saat ini dari indikator maupun ma masih condong ke penguatan. Support sendiri masih saya pertahankan di 1300-1310. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.

ASII (Closing 7575  -1.3%)
ASII melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikator saat ini makin menjurus ke pelemahan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan view konsolidasi ASII dengan range 7450-8000. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading. 

ASRI (Closing 510   +0%)
ASRI berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Masih terlihat ada indikasi penguatan. ASRI sendiri terus berusaha bertahan di atas ma50nya. Saat ini saya melihat ada potensi ASRI untuk menguat ke area 525-530, yang merupakan resistance ma20nya. Spek buy sendiri masih akan saya pertahankan dengan support 490 dan aggressive entry di 500.

BBRI (Closing 11050   -0.5)
BBRI berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada indikasi yang solid. Untuk sementara resistance akan saya pertahankan di 11200-11300  dan support di 10700-10800. Untuk sementara bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

BBCA (Closing 11200   -5.5%)
BBCA melemah signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Tekanan jual BBCA terjadi pada masa masa pre closing. Jadi kemungkinan besar di hari Senin saham ini akan langsung menguat. Saya sendiri masih mempertahankan rekomendasi buy di area support 11250-11300. Resistance sementara di 12300-12450.

BBNI (Closing 5350   -1.8%)
BBNI terkena aksi profit taking dan melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Posisi penutupan BBNI saat ini kurang bagus. Namun lagi lagi tekanan jual terjadi pada masa pre closing. Jadi kemungkinan saham ini akan menguat di hari Senin. Untuk sementara saya masih akan mempertahankan support 5200-5250, dan menurut saya masih bisa untuk spek buy. Resistance akan saya pertahankan di 5600-5650.

BMRI (Closing 10375   -1.4%)
BMRI melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BMRI melemah, namun sejauh ini belum akan merubah view saya. Saya masih mempertahankan rekomendasi buy dengan support 10000. Resistance sementara akan saya pertahankan di 10700-10800.

CPIN (Closing 3845   -5.1%)
CPIN melemah signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Pelemahan CPIN terjadi pada masa pre closing, jadi kemungkinan besar hari Senin saham ini akan kembali menguat. Untuk support, saya masih akan menggunakan level 3880 karena pada pembukaan hari Senin kemungkinan CPIN akan langsung bergerak di atas 3880. Resistance akan saya pertahankan di 4090-4100. Bagi yang mau entry tetap kontrol resiko.

GGRM (Closing 54000   -1.1%)
GGRM melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat adanya indikasi arah yang solid. Untuk saat ini saya cenderung mempertahankan view pergerakan dalam range bolinger, dengan support bolinger di area 53000 dan resistance di 55500.

ICBP (Closing 10500   -0.5%)
ICBP berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan penguatan. ICBP kembali menguji resistance 10600, namun masih gagal menembus. Saat ini dari sisi indikator dan ma masih mengindikasikan penguatan, namun ICBP perlu menembus resistancd 10600 sebelum menuju ke 11200. Jadi bila memang resistance ini ditembus, bisa pertimbangkan untuk buy. Support sendiri masih saya pertahankan di 10000, dan untuk aggressive buy bisa gunakan level 10400. Tetap kontrol resiko.

INDF (Closing 6875  -1.1%)
INDF melemah dan menembus support 6950. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. INDF menembus support, namun lagi lagi pelemahan terjadi di masa pre closing. Biasanya pelemahan ini tidak berlangsung lama. Bila hari Senin saham ini bisa kembali di atas 6950, maka range konsolidasi 6950-7250 masih bisa digunakan. Namun bila ternyata saham ini kembali melemah, bisa perhatikan support 6700 yang berpotensi menahan pelemahan INDF.

INTP (Closing 24250   -0.9%)
INTP melemah. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Tidak terlihat ada indikasi yang solid. Support sementara masih saya pertahankan di 24000-24100. Support ini sudah beberapa kali menahan pelemahan INTP. Jadi bila level ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy. Tetap kontrol resiko.

ITMG (Closing  28175   -1.7%)
ITMG melemah. Stochastic membuka potensi pelemahan. ITMG kembali ditekan. Saat ini ITMG ditutup sedikit di bawah ma20nya. Indikasi sementara condong ke pelemahan. Bila ITMG gagal bertahan, ITMG akan menuju ke area ma50nya di 27000-27200. Bagi yang sudah entry tetap kontrol resiko. Resistance akan saya pertahankan di 30000.

JSMR (Closing 6200   -1.6%)
JSMR melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikasi sementara condong ke pelemahan. Saat ini support masih akan saya pertahankan di 6100. Mengingat indikasinya kurang bagus, bagi yang ingin entry bisa dilakukan dengan mencicil dan terapkan kontrol resiko. Bagi yang sudah entry di 6250, tetap kontrol resiko.

KLBF (Closing 1660   -1.2%)
KLBF melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Support sejauh ini masih saya pertahankan di 1650-1660 dan resistance di 1700-1710. Saya condong menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

MAIN (Closing 3370   -0.4%)
MAIN berkonsolidasi. Stochastic di area overbought mengindikasikan penguatan. Indikasi sementara masih condong ke penguatan, namun pergerakan selama 2 hari ini membuat saya ragu. Untuk saat ini saya condong menyarankan untuk jualan dulu mengingat stochastic sudah beberapa hari di area overbought. Resistance sementara akan saya pertahankan di 3450-3460 dan support di 3300.

PGAS (Closing 5800   -2.5%)
PGAS melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. PGAS melemah dan berpotensi menguji support 5600-5650. Indikasinya sendiri saat ini kurang bagus. Jadi bagi yang ingin entry, saya sarankan untuk tetap menerapkan kontrol resiko. Resistance sementara akan saya pertahankan di 6200.

PTBA (Closing 13350   -1.8%)
PTBA melemah. Stochastic membuka potensi penguatan. Posisi penutupan PTBA saat ini kurang bagus. Saat ini ada potensi PTBA menguji area 13000-13100. Saya sendiri ragu dengan kekuatan support ini. Jadi saat ini saya akan merevisi support ke area Fibo 38.2% di area 12500.

PTPP (Closing 2465   +1.6%)
PTPP menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. PTPP menguat dan berpotensi menguji resistance 2500. Resistance ini menurut saya cukup kuat, jadi bila level ini terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Untuk sementara support akan saya pertahankan di 2300.

SMGR (Closing 16225   -1.1%)
SMGR melemah. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Saya masih mempertahankan view konsolidasi di SMGR dengan range 16000-17000. Jadi untuk jangka pendek ini masih bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

UNTR (Closing 22150  +0.1%)
UNTR berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. UNTR masih bertahan. Tekanan jual sendiri mulai berkurang. Saat ini support masih saya pertahankan di 21500-21700, menurut saya spek buy bisa dipertimbangkan. Untuk aggressive entry menurut saya level 22000 dapat dipertimbangkan. Tetap kontrol resiko.

UNVR (Closing 31025   -3.3%)
UNVR melemah cukup signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. UNVR melemah menembus support 31500, namun lagi lagi pelemahan terjadi di masa pre closing, jadi hari Senin kemungkinan dibuka langsung menguat. Saat ini belum terlihat arah yang solid, jadi saya cenderung menunggu konfirmasi signal lebih lanjut seblelum memberikan rekomendasi buy. Support sementara di area 30500.

WIKA (Closing 2870   +1.1%)
WIKA menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. Belum terlihat indikasi yang benar benar solid. WIKA sendiri menguat, jadi berpotensi menguji resistance 3000. Saat ini saya masih ragu dengan kekuatan resistance ini, jadi bila level ini terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Support sementara saya gunakan ma20 di 2800.

Review By Request :
BKSL (Closing 119   +0%)
BKSL berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Tidak terlihat ada arah yang solid. Saat ini BKSL masih kesulitan menembus resistance ma20nya di 122-123. Saat ini tidak ada indikasi yang bisa saya dapatkan, jadi saya condong menunggu konfirmasi signal lebih lanjut.



Hari ini IHSG menguat ditutup di 5136 (-0.9%)

IHSG melemah. Pelemahan IHSG terjadi karena banyak saham blue chips yang ditekan cukup dalam menjelang masa pre closing. Mengingat tekanan jual terjadi di masa pre closing, biasanya di hari Senin saham saham yang ditekan ini akan kembali menguat. Secara overall, penutupan IHSG hari ini membuat signal menjurus ke pelemahan. IHSG sendiri menembus support ma20 di 5145, jadi bila memang pelemahan berlanjut, ada potensi IHSG akan menuju ke area 5050. Jadi mohon berhati hati bila pelemahan berlanjut.

Dari saham blue chips yang saya review, hari ini banyak saham yang pada masa pre closing ditekan cukup dalam seperti BBCA, CPIN, UNVR, INDF, dan BBNI. Pandangan saya terhadap pelemahan ini sudah saya tulis di review di atas, jadi bisa dibaca. Di tengah pelemahan saham blue chips, saham konstruksi terlihat berusaha untuk menguat. Namun saya masih ragu dengan potensi penguatannya, jadi saya lebih condong menyarankan SOS. Saat ini belum ada indikasi penguatan yang bagus. Tapi bisa perhatikan saham UNTR, INTP, dan SMGR yang saat ini mendekati support yang relatif kuat.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Kamis, 28 Agustus 2014

Review Market 28 Agustus 2014

Dear Client,

Kembali memasuki akhir bulan, saya kembali memposting review secara lengkap supaya para pembaca dapat mendapatkan gambaran yang lengkap mengenai review untuk para member.

REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 3050   +0.2%)
ADHI berkonsolidasi. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada indikasi yang benar benar solid. Saat ini support masih saya pertahanka ndi 3025-3030. Bagi yang ingin entry tetap terapkan kontrol resiko.

ADRO (Closing 1315   -0.9%)
ADRO melemah. Stochastic mengindikasikan penguatan. Pelemahan ADRO hari ini cukup wajar mengingat kenaikan selama 2 hari ini cukup signifikan. Saat ini masih terlihat ada indikasi penguatan. Resistance sementara di are 1340. Support terdekat saat ini di kisaran 1300-1310. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.

ASII (Closing 7675  +1%)
ASII menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan view konsolidasi ASII dengan range 7450-8000. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading. 

ASRI (Closing 510   +2%)
ASRI menguat. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Terlihat ada potensi terjadinya teknikal rebound. Saat ini saya melihat ada potensi ASRI untuk menguat ke area 525-530, yang merupakan resistance ma20nya. Spek buy sendiri masih akan saya pertahankan dengan support 490 dan aggressive entry di 500.

BBRI (Closing 11100   -0.2)
BBRI berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada indikasi yang solid. Untuk sementara resistance akan saya pertahankan di 11200-11300  dan support di 10700-10800. Untuk sementara bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

BBCA (Closing 11850   +0%)
BBCA berkonsolidasi. Stochastic di area overbought membuka potensi penguatan. Belum terlihat arah yang jelas. Saya masih akan mempertahankan rekomendasi buy dengan support ma50 di 11250-11300. Resistance sementara di 12300-12450.

BBNI (Closing 5450   +1.8%)
BBNI menguat. Stochastic di area overbought membuka potensi penguatan. BBNI terus bergerak menguat dan berpotensi menguji resistance 5600-5650. Untuk saat ini belum terlihat ada tanda tanda profit taking, namun mengingat kondisi stochastic sudah overbought, jadi bisa dipantau resistance tersebut yang berpotensi menahan penguatan BBNI. Support sementara akan saya pertahankan di 5200-5250.

BMRI (Closing 10525   -0.2%)
BMRI berkonsolidasi. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Belum ada view yang baru. Saya masih mempertahankan rekomendasi buy dengan support 10000. Resistance sementara akan saya pertahankan di 10700-10800.

CPIN (Closing 4050   +0.5%)
CPIN berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Belum ada view baru. CPIN masih berada dalam range konsolidasi bolinger. Jadi resistance dan support masih akan saya pertahankan di 4090-4100 dan 3880. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading jangka pendek.

GGRM (Closing 54600   -0.4%)
GGRM berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat adanya indikasi arah yang solid. Untuk saat ini saya cenderung mempertahankan view pergerakan dalam range bolinger, dengan support bolinger di area 53000 dan resistance di 55500.

ICBP (Closing 10550   +0.5%)
ICBP berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan penguatan. ICBP menguji resistance 10600. Saat ini belum ada yang bisa dijadikan indikasi untuk menentukan apakah resistance ini berpotensi ditembus atau tidak. Namun bila memang ditembus, bisa pertimbangkan untuk buy dengan target penguatan 11200.
Support sendiri masih saya pertahankan di 10000, dan untuk aggressive buy bisa gunakan level 10400.

INDF (Closing 6950  +0%)
INDF berkonsolidasi. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Tekanan jual selama 3 hari ini cukup besar. Sejauh ini support 6950 masih bertahan, jadi menurut saya spek buy masih bisa dilakukan. Tetap terapkan kontrol resiko.

INTP (Closing 24475   +0%)
INTP berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Tidak terlihat ada indikasi yang solid. Support sementara masih saya pertahankan di 24000-24100. Support ini sudah beberapa kali menahan pelemahan INTP. Jadi bila level ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy. Tetap kontrol resiko.

ITMG (Closing  28650   +0.5%)
ITMG berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi penguatan. ITMG masih terlihat berusaha untuk menguat. Menurut saya spek buy masih bisa dipertimbangkan. Saat ini ma 20 menurut saya masih bisa digunakan sebagai potensi entry. Saat ini ma20 di kisaran 28200. Tetap kontrol resiko. Resistance sementara di 30000.

JSMR (Closing 6300   0%)
JSMR berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Belum terlihat adanya indikasi yang solid. Untuk saat ini saya masih mempertahankan potensi penguatan ke area 6600. Support 6100 menurut saya akan menjadi support yang kuat, jadi bisa dipantau untuk potensi buy. Untuk aggressive buy masih saya rekomendasikan di 6250.

KLBF (Closing 1680   +0.9%)
KLBF menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. KLBF terlihat berusaha mempertahankan momentum penguatannya. Support sejauh ini masih saya pertahankan di 1650-1660 dan resistance di 1700-1710. Bisa pertimbangkan untuk buy bila level 1700-1710 ditembus.

MAIN (Closing 3385   +0.7%)
MAIN berusaha untuk terus menguat. Stochastic di area overbought membuka potensi penguatan. MAIN masih berpotensi untuk menguat menguji resistance 3450-3460. Stochastic sendiri sudah overbought selama beberapa hari, jadi bila level ini diuji dan terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan. Support sementara di 3300.

PGAS (Closing 5950   +0%)
PGAS berkonsolidasi. Stochastic di area overbought membuka potensi pelemahan. Saya masih mempertahankan view kemarin. Saya masih melihat ada potensi penguatan di saham ini dengan target 6200. Saya masih mempertahankan rekomendasi buy. Support sementara di 5600-5650, untuk aggressive buy bisa gunakan level 5850.

PTBA (Closing 13600   +0.2%)
PTBA berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi penguatan. PTBA terlihat berusaha mempertahankan momentum penguatannya. Indikasi penguatan sendiri masih terlihat cukup bagus. Support ma20 saat ini di kisaran 13000-13100. Bagi yang ingin entry, tetap terapkan kontrol resiko.

PTPP (Closing 2425   +0%)
PTPP berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikator makin membentuk signal pelemahan. Saat ini support masih akan saya pertahankan di 2300. Menurut saya spek buy masih bisa dipertimbangkan di level tersebut.

SMGR (Closing 16400   +0.9%)
SMGR menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Saya masih mempertahankan view konsolidasi di SMGR dengan range 16000-17000. Jadi untuk jangka pendek ini masih bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

UNTR (Closing 22125  0%)
UNTR berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Dari informasi yang saya dapat, pelemahan UNTR karena downgrade dari dua sekuritas. Tekanan jual saat ini masih terlihat. Namun kembali terlihat ada aksi perlawanan. Saat ini support masih saya pertahankan di 21500-21700, menurut saya spek buy bisa dipertimbangkan. Untuk aggressive entry menurut saya level 22000 dapat dipertimbangkan. Tetap kontrol resiko.

UNVR (Closing 32100   +0.5%)
UNVR berkonsolidasi. Stochastic memasuki area overbought mengindikasikan penguatan. Indikasi penguatan terbentuk, meskipun belum solid. Bila UNVR bisa mempertahankan momentum penguatannya, UNVR akan menguji resistance 33500. Spek buy saat ini masih bisa dipertimbangkan di support ma20 di 31500.

WIKA (Closing 2840   +0.4%)
WIKA berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat adanya indikasi yang solid. Saat ini saya masih melihat ma20 sebagai support yang relatif kuat. Jadi bisa perhatikan level 2780-2790 sebagai potensi entry. Tetap kontrol resiko.

Review By Request :
KIJA (Closing 280   +0%)
KIJA berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Tekanan jual masih terlihat di KIJA. Saat ini saya melihat ma20 sebagai support yang relatif kuat, karena support ini pernah menahan pelemahan KIJA. Indikator sendiri saat ini signalnya kurang bagus. Jadi bila ingin entry tetap terapkan kontrol resiko. Support ma20 saat ini di kisaran 270-273.

TLKM (Closing 2720   Closing -0.5%)
TLKM melemah. Stochastic membuka potensi penguatan. Setelah dibuka di harga atas, TLKM gagal mempertahankan momentum dan melemah. Secara overall saham ini masih dalam tren naiknya, dengan support yang relatif kuat di ma50nya di 2600-2620. Penutupan TLKM saat ini berada tepat di ma5 dan ma20 di 2720. Spek buy sendiri menurut saya masih bisa dipertimbangkan. Bagi konservative bisa menunggu di kisaran 2600-2620, bagi aggressive trader bisa menggunakan level 2720.


Hari ini IHSG menguat ditutup di 5184 (+0.4%)

IHSG kembali berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat. Saat ini belum terlihat adanya indikasi yang solid. Jadi untuk saat ini saya cenderung menunggu adanya konfirmasi signal lebih jauh. Support akan saya revisi ke area ma20nya di 5145-5150 dan resistance saya pertahankan di 5300.

Dari saham blue chips yang saya review, saya cukup tertarik dengan saham UNTR, yang meskipun terus melemah, namun mulai muncul adanya indikasi teknikal rebound. Selain itu, saya juga cukup tertarik dengan saham ICBP, JSMR, PGAS, dan UNVR. Indikasi penguatan masih terlihat di saham - saham tersebut, meskipun belum terlalu solid. Namun menurut saya cukup layak untuk dipantau. Saham batu bara berkonsolidasi, penyesuaian setelah penguatan yang signifikan. Menurut saya indikasi penguatan masih terlihat, jadi bisa pantau untuk potensi bow. Dari saham konstruksi, rata rata belum terlihat adanya indikasi yang jelas. Tapi untuk saham ADHI dan WIKA masih berada di area support yang cukup kuat, jadi bisa dipantau untuk potensi entry. Saham BBNI masih melaju, namun makin mendekati resistance kuatnya, jadi bisa dipantau untuk potensi SOS. Selain itu bisa perhatikan juga saham - saham yang masih cenderung bergerak dalam range konsolidasi seperti ASII, INDF, dan SMGR. Bisa manfaatkan area konsolidasinya untuk trading jangka pendek.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Rabu, 27 Agustus 2014

Review Market 27 Agustus 2014

Dear Client,

Kembali memasuki akhir bulan, saya kembali menampilkan review secara lengkap supaya para pembaca bisa mendapatkan gambaran yang jelas mengenai review untuk member

REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 3045   +0.7%)
ADHI menguat. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Indikator saat ini masih condong ke pelemahan, namun ADHI terlihat berusaha bertahan di atas support 3030. Saat ini saya masih ragu untuk memberikan rekomendasi buy, namun bila memang ingin membeli, lebih baik lakukan dengan mencicil di kisaran 3025-3030.

ADRO (Closing 1340   +5.5%)
ADRO menguat signifikan. Stochastic membuka potensi penguatan. Saat ini ADRO kembali tertahan resistance 1340. Mengingat dua hari ini penguatan ADRO cukup luar biasa, ditambah ADRO terkena resistance, jadi mohon mewaspadai potensi profit taking. Support sementara 1300-1310. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.

ASII (Closing 7600  +0%)
ASII berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan view konsolidasi ASII dengan range 7450-8000. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading. 

ASRI (Closing 500   +0.4%)
ASRI berkonsolidasi. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Pelemahan ASRI mulai terhenti. Saat ini belum ada indikasi yang menunjukkan akan terjadi teknikal rebound, namun ASRI sendiri sudah mendekati support kuat 490, dan saat ini berhenti di support psikologis 500. Jadi menurut saya saham ini cukup layak untuk dipantau. Spek buy menurut saya masih bisa dilakukan di kisaran 490, namun untuk aggressive buy bisa gunakan level 500.

BBRI (Closing 11125   +0.5%)
BBRI berkonsolidasi. Stochastic di area overbought membuka potensi pelemahan. Saat ini BBRI masih berada di dekat area resistance 11200-11300. Indikator masih kurang bersahabat. Jadi bila resistance ini diuji dan terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Support sementara di 10700-10800.

BBCA (Closing 11850   +0.4%)
BBCA berkonsolidasi. Stochastic di area overbought membuka potensi penguatan. Belum terlihat arah yang jelas. Saya masih akan mempertahankan rekomendasi buy dengan support ma50 di 11250-11300. Resistance sementara di 12300-12450.

BBNI (Closing 5350   +0.5%)
BBNI berkonsolidasi. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Indikator saat ini masih condong ke pelemahan, namun saya masih melihat support ma20 di 5200-5250 sebagai level yang menarik untuk entry. Tetap kontrol resiko.

BMRI (Closing 10550   +0.7%)
BMRI menguat. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Belum ada view yang baru. Saya masih mempertahankan rekomendasi buy dengan support 10000. Resistance sementara akan saya pertahankan di 10700-10800.

CPIN (Closing 4030   -0.1%)
CPIN berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Belum ada view baru. CPIN masih berada dalam range konsolidasi bolinger. Jadi resistance dan support masih akan saya pertahankan di 4090-4100 dan 3880. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading jangka pendek.

GGRM (Closing 54800   +2%)
GGRM menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikasi saat ini mengarah ke pelemahan. Posisi penutupan GGRM cukup bagus, namun saya masih ragu. Untuk saat ini saya masi akan mempertahankan range bolinger, dengan support bolinger di area 53000 dan resistance di 55500.

ICBP (Closing 10500   +2.2%)
ICBP menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. ICBP menguat dan menguji resistance 10600. Volume transaksinya sendiri tiba tiba membesar, jadi ada potensi penguatan akan berlanjut. Bila ICBP menembus resistance 10600, ICBP berpotensi menguat menuju ke area 11200. Spek buy sendiri menurut saya bisa dipertimbangkan. Support sementara di 10000, untuk aggressive buy bisa gunakan level 10400.

INDF (Closing 6950  -0.7%)
INDF melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. INDF mengalami tekanan jual selama 2 hari ini. Dilihat dari tekanan jualnya, ada potensi pelemahan bisa berlanjut. Tapi selama support 6950 bertahan, menurut saya masih bisa pertimbangkan untuk buy. Tetap terapkan kontrol resiko.

INTP (Closing 24475   +0.3%)
INTP berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikasi masih condong ke pelemahan, namun tidak terlihat tekanan jual yang kuat. Support sementara masih saya pertahankan di 24000-24100. Support ini sudah beberapa kali menahan pelemahan INTP. Jadi bila level ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy. Tetap kontrol resiko.

ITMG (Closing  28500   +2.2%)
ITMG menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. ITMG terlihat berusaha mempertahankan momentum penguatannya. Saat ini ma 20 terlihat terus menahan pelemahan ITMG. Jadi untuk bisa pantau ma20 untuk potensi entry. Saat ini ma20 di kisaran 28200. Tetap kontrol resiko. Resistance sementara di 30000.

JSMR (Closing 6300   0%)
JSMR berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Belum terlihat adanya indikasi yang solid. Untuk saat ini saya masih mempertahankan potensi penguatan ke area 6600. Support 6100 menurut saya akan menjadi support yang kuat, jadi bisa dipantau untuk potensi buy. Untuk aggressive buy masih saya rekomendasikan di 6250.

KLBF (Closing 1665   +0%)
KLBF berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Selama dua hari ini, level 1650 terlihat berusaha menahan pelemahan KLBF. Dari indikator, belum terlihat ada indikasi yang solid. Namun bagi aggressive trader, menurut saya bisa pantau area 1650-1660 ini sebagai potensi entry. Namun tetap terapkan kontrol resiko.

MAIN (Closing 3360   +4.3%)
MAIN menguat cukup signifikan. Stochastic di area overbought membuka potensi penguatan. Setelah kemarin muncul indikasi pelemahan, saham ini malah menguat cukup signifikan. Penembusan level 3300 berpotensi membawa MAIN menuju ke resistance 3450-3460. Resistance ini merupakan Fibo 61.8%, jadi biasanya resistance ini cukup kuat. Jadi bila level ini diuji dan terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Support sementara di 3300.

PGAS (Closing 5950   +0%)
PGAS berkonsolidasi. Stochastic memasuki area overbought membuka potensi pelemahan. Saya masih mempertahankan view kemarin. Saya masih melihat ada potensi penguatan di saham ini dengan target 6200. Saya masih mempertahankan rekomendasi buy. Support sementara di 5600-5650, untuk aggressive buy bisa gunakan level 5850.

PTBA (Closing 13575   +2.3%)
PTBA menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. PTBA terlihat berusaha untuk terus menguat. Saat ini terlihat ma20 selalu berusaha mengawal penguatan IHSG. Jadi saat ini ma20 masih dapat digunakan sebagai level entry sementara di kisaran 12900-13000.

PTPP (Closing 2425   +0%)
PTPP berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. PTPP masih berkonsolidasi. Saat ini belum ada indikasi yang jelas. Saat ini support akan saya pertahankan di 2300. Bila level ini terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy. Tetap terapkan kontrol resiko.

SMGR (Closing 16250   -1.2%)
SMGR melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Saya masih mempertahankan view konsolidasi di SMGR dengan range 16000-17000. Jadi untuk jangka pendek ini masih bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

UNTR (Closing 22125  -2.4%)
UNTR melemah dan menembus support 22400. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. UNTR menembus support 22400. Penembusan support ini berpotensi membawa UNTR melemah ke area 21500.  Pelemahan UNTR sendiri menurut saya sudah terlalu dalam, jadi ada potensi terjadi teknikal rebound. Jadi bila level 21500-21700 diuji, bisa pertimbangkan untuk buy memanfaatkan kemungkinan terjadinya teknikal rebound.

UNVR (Closing 31950   +0.9%)
UNVR menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Bila UNVR melanjutkan penguatannya, maka level 33500 akan menjadi resistance terdekat. Support sementara akan saya pertahankan di ma20 di 31200-31300.

WIKA (Closing 2830   +1.1%)
WIKA menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Pelemahan WIKA mulai terbatas. Saat ini ma20 masih bisa menjadi support yang reltaif kuat. Jadi bisa perhatikan ma20 di kisaran 2770-2780 untuk potensi entry.

Review By Request :
ANTM (Closing 1190   +0%)
ANTM berkonsolidasi. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Dari indikasi sementara, lebih condong ke pelemahan. Saat ini support yang relatif penting ada di kisaran 1150-1170, yang merupakan support Fibo 61.8% dan ma50. Jadi seharusnya support ini relatif kuat. Bila level ini terlihat kuat bertahan, bisa pertimbangkan untuk entry. Namun mengingat indikasi kurang bagus, tetap kontrol resiko.

LSIP (Closing 1910   Closing +0.3%)
LSIP berkonsolidasi. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. Setelah menembus support 1970, ada potensi LSIP untuk menguji support 1850. Support ini sendiri merupakan support Fibo 61.8%. Kondisi LSIP sendiri sudah oversold, dan mulai terlihat ada aksi perlawanan. Menurut saya ada potensi terjadinya teknikal rebound. Saat ini support di kisaran 1850-1870 dapat digunakan sebagai level entry. Mohon tetap menerapkan kontrol resiko.


Hari ini IHSG melemah ditutup di 5165 (+0.4%)

IHSG masih berkonsolidasi. Indikator saat ini masih condong ke pelemahan, namun ma20 di 5140 berhasil menahan pelemahan IHSG. Sejauh ini belum terlihat adanya indikasi arah yang solid. Jadi sementara IHSG kemungkinan masih cenderung berkonsolidasi. Support sementara saya condong mempertahankan level 5090-5100 dan resistance di 5300.

Dari saham blue chips yang saya review, muncul indikasi penguatan dari saham batu bara. Jadi bisa dipantau untuk spek buy atau bow. Dari saham konstruksi, rata rata belum terlihat adanya indikasi yang jelas. Tapi untuk saham ADHI dan WIKA masih berada di area support yang cukup kuat, jadi bisa dipantau untuk potensi entry. Saham UNTR melemah cukup signifikan selama beberapa hari ini, dan menurut saya ada potensi terjadi teknikal rebound. Jadi bisa dipantau support untuk potensi terjadinya teknikal rebound.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Selasa, 26 Agustus 2014

Review Market 26 Agustus 2014

Dear Client,

Kembali memasuki akhir bulan, jadi saya kembali menampilkan review secara lengkap supaya para pembaca bisa mendapatkan gambaran mengenai review yang didapat oleh member.


REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 3025   -3%)
ADHI melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. ADHI kembali melemah dan ditutup di bawah support 3025. Pelemahan sendiri baru hari pertama. Jadi masih ada potensi pelemahan berlanjut. Saat ini support Fibo ketiga di area 2930. Fibo ketiga ini biasanya cukup kuat, jadi bisa dipantau, apa bila level ini kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy.

ADRO (Closing 1270   +3.3%)
ADRO menguat cukup signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Penguatan ADRO cukup bagus. Ada potensi penguatan akan berlanjut. Saat ini level 1290-1300 akan menjadi target penguatan terdekat. Bila level ini terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu.

ASII (Closing 7600  -0.3%)
ASII berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan view konsolidasi ASII dengan range 7450-8000. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading. 

ASRI (Closing 498   -5.1%)
ASRI melemah cukup signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. ASRI menembus support 510, dan berpotensi terus melemah menuju support 487-490. Support ini seharusnya cukup kuat, karena pernah beberapa kali menahan pelemahan ASRI. Jadi bila support ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy.

BBRI (Closing 11075   -2%)
BBRI melemah. Stochastic di area overbought membuka potensi pelemahan. Resistance 11200-11300 gagal ditembus dan mulai terbentuk indikasi profit taking. Market sendiri mulai cenderung bergerak melemah, jadi bisa pertimbangkan untuk SOS di area resistance 11200-11300. Support sementara di 10700-10800.

BBCA (Closing 11800   +0.2%)
BBCA berkonsolidasi. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat arah yang jelas. Saya masih akan mempertahankan rekomendasi buy dengan support ma50 di 11250-11300. Resistance sementara di 12300-12450.

BBNI (Closing 5325   -1.8%)
BBNI melemah. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Sebelum menguji resistance, saham ini keburu terkoreksi. Indikasi saat ini condong ke pelemahan, namun tidak ada salahnya memantau ma20 di 5200 karena ma ini sudah beberapa kali mengawal penguatan BBNI.

BMRI (Closing 10475   -0.9%)
BMRI melemah. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Belum ada view yang baru. Saya masih mempertahankan rekomendasi buy dengan support 10000. Resistance sementara akan saya pertahankan di 10700-10800.

CPIN (Closing 4035   +0%)
CPIN berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Belum ada view baru. CPIN masih berada dalam range konsolidasi bolinger. Jadi resistance dan support masih akan saya pertahankan di 4090-4100 dan 3880. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading jangka pendek.

GGRM (Closing 53700   -2.4%)
GGRM melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikasi saat ini mengarah ke pelemahan. Belakangan ini GGRM masih bergerak dalam range bolinger, jadi saya masih akan mempertahankan support bolinger di area 53000 dan resistance di 55500.

ICBP (Closing 10275   -0.2%)
ICBP berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Pergerakan ICBP hari ini belum bisa mengkonfirmasi penguatan, namun indikator mulai mengarah ke penguatan. Saat ini support akan saya pertahankan di 9900 dan resistance di 10600. Saya condong menunggu konfirmasi signal lebih jelas.

INDF (Closing 7000  -1.1%)
INDF melemah. Stochastic membuka potensi pelemahan. Saya masih mempertahankan view kemarin, di mana INDF berada di area support 6950-7000 dan resistance 7250. Bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

INTP (Closing 24400   -3%)
INTP melemah cukup signifikan. Stochastic membuka potensi pelemahan. Profit taking berlanjut. Saat ini INTP berpotensi menguji support kuat 24000-24100. Support ini sudah beberapa kali menahan pelemahan INTP. Jadi bila level ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy. Tetap kontrol resiko.

ITMG (Closing  27900   -1.1%)
ITMG melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Teknikal rebound hanya berlangsung satu hari. Saat ini saya masih akan mempertahankan support di 26500. Saya condong menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi buy.

JSMR (Closing 6300   -1.6%)
JSMR melemah. Stochastic mengindikasikan penguatan. Indikator relatif masih bagus, tapi kondisi penutupannya masih kurang bagus. Untuk saat ini saya masih mempertahankan potensi penguatan ke area 6600. Support 6100 menurut saya akan menjadi support yang kuat, jadi bisa dipantau untuk potensi buy. Untuk aggressive buy masih saya rekomendasikan di 6250.

KLBF (Closing 1665   -0.6%)
KLBF berkonsolidasi. Stochastic memasuki area overbought membuka potensi pelemahan. Indikator makin mengarah ke pelemahan, namun support 1660 saat ini masih bertahan. Indikasi sendiri saat ini masih belum solid. Jadi saya condong menunggu konfirmasi signal sebelulm memberikan rekomendasi.

MAIN (Closing 3220   -0.9%)
MAIN berkonsolidasi. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Indikasi pelemahan makin terbentuk. Secara overall MAIN masih dalam tren naiknya. Support tren naik di kisaran 3140-3150. Bagi yang ingin entry bisa perhatikan level tersebut. Tetap terapkan kontrol resiko. Resistance sementara di 3300.

PGAS (Closing 5950   -0.4%)
PGAS berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan penguatan. Saya masih mempertahankan view kemarin. Saya masih melihat ada potensi penguatan di saham ini dengan target 6200. Saya masih mempertahankan rekomendasi buy. Support sementara di 5600-5650, untuk aggressive buy bisa gunakan level 5850.

PTBA (Closing 13275   +0%)
PTBA dibuka sempat menguat ke area 13650, namun tidak mampu bertahan dan kembali melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Saat ini masih terlihat ada potensi pelemahan. Support saat ini saya condong menggunakan ma20 di kisaran 12700-12800. Bila level ini terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy.

PTPP (Closing 2425   -1.4%)
PTPP melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikasi pelemahan makin terbentuk. Ada potensi PTPP akan melanjutkan pelemahannya. Support akan saya pertahankan di 2300. Bila level ini terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy. Tetap terapkan kontrol resiko.

SMGR (Closing 16450   -1.9%)
SMGR melemah. Stochastic membuka potensi pelemahan. Saya masih mempertahankan view konsolidasi di SMGR dengan range 16000-17000. Jadi untuk jangka pendek ini masih bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

UNTR (Closing 22675  -2.1%)
UNTR kembali melemah. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Sejauh ini support 22400 bertahan. Saat ini belum ada tanda tanda pelemahan berakhir. Namun ada potensi terjadi teknikal rebound. Bila memang ada penguatan, saya condong melihat sebagai teknikal rebound, jadi bisa ancang ancang untuk SOS bila penguatan berlanjut. ohon berhati hati bila level 22400 ditembus karena UNTR berpotensi melemah ke area 21500.

UNVR (Closing 31675   +0.6%)
UNVR berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikator saat ini condong ke pelemahan. Saat ini support masih akan saya gunakan ma20 di 31200-31300 dan resistance di 33500. Untuk saat ini saya condong menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi. Bagi yang sudah entry di 31500 tetap kontrol resiko.

WIKA (Closing 2800   -3.9%)
WIKA melemah cukup signifikan. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. WIKA menembus support 2850. Saat ini terdapat support ma20 di 2750. Ma20 sendiri pernah menahan pelemahan WIKA, jadi bila level 2750 diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy. Mengingat indikator masih kurang bagus, pembelian lebih baik dicicil dan terapkan kontrol resiko.



Hari ini IHSG melemah ditutup di 5146 (-0.74%)

IHSG akhirnya melemah cukup dalam setelah beberapa hari berusaha bertahan. Sejauh ini indikator masih mengindikasikan pelemahan, jadi ada potensi pelemahan akan berlanjut. Saat ini support akan saya pertahankan di 5090-5100 dan resistance di 5300.

Hari ini hampir semua saham blue chips yang saya review melemah. Hanya saham batu bara yang menguat, namun saya masih melihat sebagai teknikal rebound. Saham konstruksi mulai melemah cukup signifikan. Biasanya pelemahan ini bisa berlangsung selama 2-3 hari, jadi bagi yang mau entry, lebih baik dicicil dulu. Selain itu saham saham yang kemarin saya sebutkan, seperti ASII, SMGR, INDF, dan CPIN masih bergerak dalam range konsolidasinya, jadi bisa dipantau supportnya untuk potensi entry.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny