Selasa, 30 September 2014

Review Market 30 September 2014

Dear Client,

Kembali memasuki akhir bulan, saya menampilkan review secara lengkap supaya para pembaca mendapat gambaran yang jelas tentang review untuk member.

REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 2765   0%)
ADHI berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Indikator dan ma masih menjurus ke pelemahan, namun tekanan jual mulai mereda. Support masih akan saya pertahankan di 2670, namun tidak ada salahnya melihat level 2740 yang sudah 2 hari ini bertahan. Bagi yang mau entry, tetap terapkan kontrol resiko mengingat belum terlihat adanya indikasi pembalikan arah.

ADRO (Closing 1175   +0.9%)
ADRO menguat. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. Mulai terlihat ada perlawanan. Saat ini teknikal rebound berpotensi berlanjut dengan penguatan sementara di 1200. Bila level ini terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Support akan saya pertahankan di 1100.

ASII (Closing 7050  +0%)
ASII berkonsolidasi. Stochastic di area oversold mengindikasikan penguatan. Support 7000 masih bertahan. Belum terlihat ada indikasi pembalikan arah. Bagi yang ingin entry lebih baik dicicil dan terapkan kontrol resiko. 

ASRI (Closing 455   -0.7%)
ASRI melemah. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. ASRI masih melemah, namun tekanan jual mereda. Saat ini support kuat masih di kisaran 430-435, namun tidak ada salahnya memperhatikan support psikologis. Bila ternyata terjadi teknikal rebound, level 460-465 akan menjadi target penguatan terdekat.

BBRI (Closing 10425   +0.5%)
BBRI berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BBRI terlihat berusaha untuk menguat, namun secara overall masih kurang meyakinkan. Support sementara akan saya pertahankan di 10000 dan resistance di 10650.

BBCA (Closing 13075   +0%)
BBCA berkonsolidasi. Stochastic di area overbought mengindikasikan penguatan. Indikasi penguatan masih cukup bagus. Saat ini saya ragu untuk memberikan rekomendasi buy. Support akan saya pertahankan di ma20 di 12300-12400. Menurut saya level ini masih bisa dimanfaatkan sebagai level entry.

BBNI (Closing 5525   -1.3%)
BBNI melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikasi masih condong ke pelemahan, namun support 5450 masih bertahan. Saat ini spek buy menurut saya masih bisa dilakukan, namun tetap terapkan kontrol resiko mengingat indikator masih condong ke pelemahan.

BMRI (Closing 10075   +0%)
BMRI berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Indikator saat ini rata rata condong ke pelemahan. Saat ini saya condong menunggu konfirmasi signal lebih jauh sebelum memberikan rekomendasi.

CPIN (Closing 4240   +1.3%)
CPIN menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. CPIN sempat melemah menjemput level entry aggressive 4100-4120 sebelum akhirnya kembali menguat. Indikator sendiri masih cukup bagus, masih ada potensi penguatan ke 4600. Support akan saya pertahankan di 4000. Untuk aggressive entry bisa gunakan level 4180-4190.

GGRM (Closing 56675   +0.1%)
GGRM berkonsolidasi. Stochastic di area overbouhgt membuka potensi pelemahan. Saat ini saya masih melihat saham ini berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat. Support sementara masih akan saya pertahankan di 55500 dan resistance di 58000. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.

ICBP (Closing 11350   +0%)
ICBP berkonsolidasi. Stochastic memasuki area overbought mengindikasikan penguatan. Rata rata indikator masih mengarah ke penguatan. Saat ini indikasinya masih cukup bagus, tinggal menunggu konfirmasi penembusan resistance 11400. Penembusan level 11400 akan membawa ICBP menguat ke area 12000.

INDF (Closing 7000  +0.4%)
INDF berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi penguatan. Belum ada indikasi yang jelas. Saat ini masih ada potensi pelemahan di saham ini. Support sementara di 6800. Saya cenderung menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

INTP (Closing 21550  -1.4%)
INTP melemah. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Di luar perkiraan saya, teknikal rebound tidak berlanjut di INTP. Tekanan jual masih cukup besar, jadi masih ada potensi pelemahan. Support sementara kita gunakan low kemarin di 21125. Bila level ini terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk spek buy.

ITMG (Closing  25975   +0.3%)
ITMG berkonsolidasi. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. ITMG terlihat berusaha mempertahankan momentum penguatannya. Saat ini ITMG masih gagal menembus resistance 26000, namun dari pergerakan selama 2 hari ini, ada potensi penguatan berlanjut. Bila penguatan berlanjut, bisa perhatikan level 27500 sebagai resistance terdekat.

JSMR (Closing 6450   +0%)
JSMR berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi penguatan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan range konsolidasi 6100-6500. Bisa pantau area ini untuk trading.

KLBF (Closing 1700   +0.3%)
KLBF berkonsolidasi. Stochastic di area overbought mengindikasikan penguatan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Tapi selama beberapa hari ini terlihat ada peningkatan minat beli. Untuk saat ini saya akan mempertahankan level konsolidasi 1650-1700. Tapi bila KLBF menembus level 1710 bisa dipantau untuk potensi entry dengan target 1770-1780.

MAIN (Closing 3395   -1.2%)
MAIN melemah. Stochastic membuka potensi pelemahan. Indikator mulai mengarah ke pelemahan. Saat ini support masih saya pertahankan di ma50 di 3200. Resistance akan saya pertahankan di 3540.

PGAS (Closing 6000   -0.4%)
PGAS berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Indikator perlahan lahan mengarah ke pelemahan. Secara overall PGAS belum mampu menembus range konsolidasi 5800-6050. Jadi bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

PTBA (Closing 13200   -0.9%)
PTBA melemah. Stochastic mengindikasikan penguatan. Indikator saat ini condong ke penguatan. Saat ini masih terbuka potensi PTBA menguji level 14000. Support masih akan saya pertahankan di 12800. Bagi yang ingin entry tetap terapkan kontrol resiko.

PTPP (Closing 2150   0%)
PTPP berkonsolidasi. Stochastic di area oversold signalnya kurang jelas. PTPP kembali menguji support 2120, dan sejauh ini support mampu bertahan. Tekanan jual masih terlihat, jadi saya agak ragu dengan support ini. Bila ternyata support gagal bertahan, bisa perhatikan support psikologis 2000. Bagi yang ingin entry, tetap terapkan kontrol resiko.

SMGR (Closing 15425   +1.1%)
SMGR menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Teknikal rebound berlanjut di SMGR. Saat ini SMGR mencapai target penguatan pertamanya. Untuk saat ini masih terbuka potensi penguatan berlanjut. Penembusan level 15500 akan membawa SMGR menguat ke area 16000. Support sendiri akan saya gunakan level 15000. Spek buy sendiri masih bisa dipertimbangkan.

UNTR (Closing 19900  -1%)
UNTR melemah. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. UNTR menembus support 20000. Menurut saya indikasinya masih kurang bagus. Bila level 20000 ditembus, UNTR menyisakan support kuat di kisaran 178000-18000, Jadi bagi yang sudah entry, tetap terapkan kontrol resiko.

UNVR (Closing 31800   -0.6%)
UNVR melemah. Stochastic memasuki area overbought mengindikasikan penguatan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Saat ini UNVR cenderung berkonsolidasi di area 31000-32000. Jadi bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

WIKA (Closing 2605   0%)
WIKA berkonsolidasi. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. Tekanan jual mulai berkurang, namun dari sisi indikator dan pergerakan selama 3 hari ini belum terlalu meyakinkan. Support sementara tetap saya pertahankan di Fibo 50% di 2570 atau Fibo 61.8% di 2470. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.


Review By Request
ANTM (Closing 1110   +2.8%)
ANTM menguat. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. ANTM saat ini masih dalam tren turun dengan ma20 menahan penguatan ANTM. Jadi saat ini bisa perhatikan resistance ma20 di 1135, bila terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Support sementara di 1070

SMBR (Closing 375   -0.5%)
SMBR berkonsolidasi. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. Indikasi masih condong ke pelemahan. Saat ini support terdekat di kisaran level 370. Belum terlihat adanya indikasi pembalikan arah. Jadi saya condong menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.


Hari ini IHSG melemah ditutup di 5137 (-0.1%)

IHSG dibuka sempat melemah sebagai imbas pelemahan regional, namun berangsung angsur mampu memperkecil pelemeahan hingga akhirnya ditutup hanya -0.1%. Dari indikasi sahamnya sendiri, belum ada indikasi yang benar benar bagus, jadi masih ada potensi IHSG untuk berkonsolidasi. Untuk sementara support akan saya pertahankan di 5115. Penembusan level ini akan membawa IHSG melemah ke area 5040.

Dari saham yang saya review, ada 1 saham yang menurut saya layak dipantau, yaitu saham CPIN. Indikasi penguatannya cukup bagus, ditambah CPIN bertahan dari support kecilnya di 4100. Menurut saya masih ada potensi penguatan dengan target potensial 4600. Saham SMGR masih melanjutkan teknikal reboundnya. Secara indikator, indikasi penguatan masih cukup bagus, bisa dipantau apakah teknikal rebound akan berlanjut atau tidak. Saham konstruksi rata rata mengalami teknikal rebound, namun terlihat gagal mempertahankan momentum dan kembali terkoreksi, jadi mohon tetap berhati hati di saham ini. Saham GGRM, JSMR, KLBF, dan PGAS masih condong berkonsolidasi, namun saya melihat ada potensi penembusan resistance di JSMR dan KLBF, sedangkan PGAS indikator mulai mengarah ke pelemahan. Saham BBCA dan ICBP sendiri masih dalam tren naiknya, bisa dipantau support dan resistance untuk potensi buy.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Senin, 29 September 2014

Review Market 29 September 2014

Dear Client,

Kembali memasuki akhir bulan, saya kembali menampilkan review secara lengkap supaya para pembaca dapat mendapat gambaran yang jelas tentang review untuk member. Thanks.

REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 2765   -1.4%)
ADHI melemah. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Masih terlihat ada indkasi pelemahan. Support masih akan saya pertahankan di 2670. Tekanan jual tidak besar, jadi bila level ini diuji bisa pertimbangkan untuk buy. Mohon untuk tetap menerapkan kontrol resiko.

ADRO (Closing 1165   -2.5%)
ADRO kembali melemah. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. ADRO masih melemah dan berpotensi menguji support 1100. Penutupan ADRO di luar bolinger bawahnya. Jadi bila pelemahan berlanjut dan level ini diuji, bisa pantau untuk potensi buy memanfaatkan potensi teknikal rebound.

ASII (Closing 7050  +0.7%)
ASII menguat. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Support 7000 bertahan. Belum terlihat ada indikasi pembalikan arah. Bagi yang ingin entry lebih baik dicicil dan terapkan kontrol resiko. 

ASRI (Closing 458   -2.6%)
ASRI melemah. Stochastic di area oversold signalnya kurang jelas. ASRI sendiri menembus support 460. Penembusan support ini berpotensi membawa ASRI melemah menguji level 430. ASRI sendiri mulai ditutup di luar bolinger bandnya, jadi bisa dipantau akan potensi teknkal rebound.

BBRI (Closing 10375   +0.2%)
BBRI berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BBRI sempat menyentuh level 10150 sebelum akhirnya kembali menguat. Belum terlihat ada indikasi pembalikan arah yang solid. Untuk sementara support akan saya gunakan level psikologis 10000.

BBCA (Closing 13075   +2.1%)
BBCA menguat. Stochastic di area overbought mengindikasikan penguatan. Indikasi penguatan masih cukup kuat, namun saya ragu untuk memberikan rekomendasi buy. Saat ini support akan saya pertahankan di ma20 di 12300-12400. Menurut saya level ini masih bisa dimanfaatkan sebagai level entry.

BBNI (Closing 5600   +1.8%)
BBNI menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BBNI menguji support 5450, lalu mengalami teknikal rebound. Saat ini resistance terdekat di kisaran 5650-5700. Penguatan kali ini kemungkinan hanya sebatas teknikal rebound, jadi bila level 5650-5700 terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Support akan saya pertahankan di 5450 sebagai support. Saya cenderung menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

BMRI (Closing 10075   +0.2%)
BMRI berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BMRI sempat menembus support 10000 dengan lownya di 9825, namun perlahan lahan kembali menguat. Dari indikator belum terlihat ada indikasi pembalikan arah, namun posisi penutupannya cukup bagus. Bila menguat, level 10300 akan menjadi resistance terdekat.

CPIN (Closing 4185   +2.6%)
CPIN menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. CPIN kembali menguat, dan berpotenis membentuk formasi flag. Bila penguatan berlanjut, CPIN berpotensi menguji level 4600. Spek buy menurut saya bisa dipertimbangkan. Support akan saya pertahankan di 4000, untuk aggressive buy bisa gunakan level 4100-4120.

GGRM (Closing 56600   -0.6%)
GGRM melemah. Stochastic memasuki area overbouhgt mengindikasikan penguatan. Saat ini saya masih melihat saham ini berkonsolidasi dengan kecenderungan menguat. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Support sementara masih akan saya pertahankan di 55500 dan resistance di 58000. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.

ICBP (Closing 11350   +0.4%)
ICBP berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan penguatan. ICBP dibuka melemah ke area 11050, lalu kembali menguat ditutup di 11350. Posisi penutupan ICBP cukup bagus, namun sayangnya tidak didukung oleh volume. Selama satu minggu ini level 11400 selalu berhasil menahan penguatna ICBP, jadi bila ICBP terlihat sulit menguat, bisa pertimbangkan untuk jualan dulu.

INDF (Closing 6975  +0.4%)
INDF berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum ada indikasi yang jelas. Saat ini masih ada potensi pelemahan di saham ini. Support sementara di 6800. Saya cenderung menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

INTP (Closing 21850  -1.5%)
INTP dibuka melemah signifikan ke area 21125, lalu kembali menguat ditutup di 21850. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. INTP menguji low di bulan Mei 2014, dan ternyata setelah menguji support itu INTP langsung menguat. Posisi penutupan cukup bagus, namun belum ada indikasi pembalikan arah dari indikator. Penguatan ke area 22500-22700 kemungkinan hanya sebatas teknikal rebound jadi bila terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu.

ITMG (Closing  25900   +3%)
ITMG menguat. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Support 25000 bertahan. Indikasi pembalikan arah belum terlalu solid. Jadi penguatan kali ini kemungkinan hanya sebatas teknikal rebound. Level 26000 akan menjadi target penguatan pertama. Bila level ini diuji dan terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu.

JSMR (Closing 6450   +0.8%)
JSMR menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan range konsolidasi 6100-6500. Bisa pantau area ini untuk trading.

KLBF (Closing 1695   +0%)
KLBF berkonsolidasi. Stochastic memasuki area overbought mengindikasikan penguatan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Untuk saat ini saya akan mempertahankan level konsolidasi 1650-1700.

MAIN (Closing 3435   +0%)
MAIN berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Pergerakan MAIN hari ini cukup liar. dibuka di titik tertinggi 3535, MAIN berangsur angsur turun ke 3320, lalu kembali naik ditutup di 3435. MAIN sendiri terlihat berusaha mempertahankan momentum penguatannya, namun indikatornya kurang meyakinkan. Resistance sementara akan saya revisi ke bolinger atasnya di 3540, untuk support saya gunakan ma50 di 3200.

PGAS (Closing 6025   +0.4%)
PGAS berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi penguatan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Secara overall PGAS belum mampu menembus range konsolidasi 5800-6050, namun ada potensi level 6050 ditembus. Penembusan range ini bisa dimanfaatkan untuk buy dengan target penguatan 6500.

PTBA (Closing 13325   +1.7%)
PTBA menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. PTBA terlihat berusaha mempertahankan momentum penguatannya. Indikator makin membentuk signal penguatannya. Saat ini makin terbuka potensi PTBA menguji level 14000. Support masih akan saya pertahankan di 12800. Bagi yang ingin entry tetap terapkan kontrol resiko.

PTPP (Closing 2150   -1.6%)
PTPP melemah. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. PTPP dibuka sempat terkoreksi ke area 2100, sebelum akhirnya kembali menguat. Saat ini support PTPP masih di kisaran 2120. Tekanan jual masih kuat, namun ada sedikit harapan dari stocahstic. Secara overall belum ada indikasi yang bagus. Saat ini saya condong menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

SMGR (Closing 15250   +0.8%)
SMGR menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. SMGR dibuka melemah ke area 14700, namun perlahan lahan SMGR mulai menguat dan ditutup di 15250. Menurut saya masih ada potensi teknikal rebound berlanjut. Saat ini level 15500 akan menjadi target penguatan terdekat. Bila level ini diuji dan terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu.

UNTR (Closing 20100  -0.2%)
UNTR berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Support 20000 bertahan. Belum ada satupun indikator yang bagus. Bagi yang ingin entry, tetap kontrol resiko mengingat kondisi belum terlalu bagus.

UNVR (Closing 32000   +0.6%)
UNVR menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Saat ini UNVR cenderung berkonsolidasi di area 31000-32000. Jadi bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

WIKA (Closing 2605   -2.3%)
WIKA melemah signifikan. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. Tekanan jual berlanjut, dan belum terlihat ada tanda tanda akan berakhir. WIKA sendiri menembus support Fibo 38.2% nya dan berpotens menguji support Fibo 50% di 2570 atau Fibo 61.8% di 2470. Dalam waktu dekat ini ada potensi terjadi teknikal rebound, jadi bisa pantau dua level support tersebut untuk potensi entry.



Hari ini IHSG menguat ditutup di 5142 (+0.2%)

IHSG sepanjang sesi 1 terus bergerak melemah hingga -1%, namun di sesi 2 perlahan lahan terjadi aksi beli selektif dan mengangkat IHSG hingga akhirnya ditutup +0.2%. Penguatan IHSG sendiri terjadi karena banyak saham yang dibuka terkoreksi perlahan lahan kembali menguat, seperti INTP, SMGR, BBNI, BMRI, dan ICBP. Sedangkan BBCA terus mempertahankan momentum penguatannya. Untuk IHSG, support sementara akan saya pertahankan di 5115. Penembusan level ini akan membawa IHSG melemah ke area 5040.

Dari saham yang saya review, kembali tidak ada indikasi penguatan yang bagus. Saham BBCA dan ICBP masih mempertahankan tren penguatannya, namun untuk entry baru saya ragu. Saham GGRM, JSMR, KLBF, dan PGAS masih dalam range konsolidasinya, menurut saya masih bisa dipantau saat resistancenya ditembus. Saham konstruksi masih dalam tekanan, dan menurut saya masih bisa melemah lagi, namun dalam waktu dekat ada potensi teknikal rebound, jadi bisa perhatikan support kuatnya. Saham saham yang hari ini mengalami teknikal rebound, menurut saya indikasi saat ini belum cukup untuk mengkonfirmasi pembalikan arah, jadi tetap perhatikan resistancenya untuk antisipasi profit taking.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Jumat, 26 September 2014

Review Market 26 September 2014

Dear Client,

Kembali memasuki akhir bulan, saya kembali menampilkan review secara lengkap supaya pembaca dapat mendapatkan gambaran review untuk member. Thanks.

REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 2805   -3.8%)
ADHI melemah signifikan. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. ADHI menembus support 2900-2910. Dengan penembusan support ini, ada potensi ADHI menguji support Fibo 38.2% di kisaran 2670. Tekanan jual sendiri menurut saya tidak terlalu besar, jadi bisa dipantau apaka support ini diuji atau tidak.

ADRO (Closing 1195   -6.3%)
ADRO melemah signifikan. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. ADRO menembus support 1240, dan saat ini membentuk formasi Head & Shoulder dengan potensi pelemahan ke 1100. Tekanan jual cukup besar, namun ADRO mulai ditutup di luar bolinger bawahnya. Jadi bila pelemahan berlanjut dan level ini diuji, bisa pantau untuk potensi buy memanfaatkan potensi teknikal rebound.

ASII (Closing 7000  -2.4%)
ASII melemah. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. ASII menguji support 7000. Meskipun sempat ditembus, secara overall support ini bisa dibilang masih bertahan. Bagi yang ingin entry lebih baik mencicil karena tekanan jual sendiri cukup besar. 

ASRI (Closing 470   -3.7%)
ASRI melemah. Stochastic di area oversold signalnya kurang jelas. ASRI kembali melemah dan berpotensi menguji support 460-465. Tekanan jual masih besar. Saya masih ragu untuk memberikan rekomendasi buy. Jadi saya akan menunggu konfirmasi signal lebih jauh.

BBRI (Closing 10350   -3.9%)
BBRI melemah cukup signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BBRI menembus support 10500, dan saat ini berpotensi menguji level 10300 yang merupakan low tanggal 15 September. Tekanan jual cukup kuat, jadi saya belum akan memberikan rekomendasi. Untuk sementara dipantau apakah support ini mampu bertahan atau tidak.

BBCA (Closing 12800   -0.6%)
BBCA melemah. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. Saham ini termasuk salah satu dari sedikit saham yang hari ini tahan banting. Secara indikator sedikit menghawatirkan, namun secara ma posisi BBCA masih cukup bagus. Saat ini support ma20di kisaran 12300-12400. Menurut saya level ini masih bisa dimanfaatkan sebagai level entry.

BBNI (Closing 5500   -4.8%)
BBNI melemah cukup signifikan.  Stochastic mengindikasikan pelemahan. Tekanan jual cukup besar. Dari indikator, masih condong ke pelemahan, namun dari sisi ma masih belum confirm. BBNI menembus support tren naiknya di 5700, jadi saya kembali menggunakan level 5450 sebagai support. Saya cenderung menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

BMRI (Closing 10050   -4.5%)
BMRI melemah signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BMRI melemah, namun sejauh ini support 10000 bertahan. Tekanan jual meningkat, namun selama support ini bertahan bisa manfaatkan untuk buy. Tetap kontrol resiko.

CPIN (Closing 4080   -0.7%)
CPIN melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikator condong ke pelemahan, masih ada potensi pelemahan berlanjut menguji level 4000. Saat ini saya masih ragu, jadi saya condong menunggu konfirmasi signal lebih jauh.

GGRM (Closing 56950   +0.7%)
GGRM menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. Akrobat yang luar biasa. GGRM dibuka di 55500, lalu berangsur angsur naik hingga ditutup di 56950. Saat ini saya masih melihat saham ini condong menguat. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Support sementara masih akan saya pertahankan di 55500 dan resistance di 58000. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.

ICBP (Closing 11300   +1.3%)
ICBP menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. ICBP juga cukup berakrobat, setelah dibuka di area 10850, saham ini mampu kembali menguat. Saat ICBP masih masuk dalam saham blue chips dengan tren menguat. Saat ini saya masih melihat level 10600 sebagia support yang relatif kuat. Bila level ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy.

INDF (Closing 6950  +0.4%)
INDF berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. INDF sempat menembus range konsolidasi dengan lownya di 6825, namun perlahan lahan INDF kembali masuk dalam range konsolidasinya. Saat ini baik indikator maupun ma berpotensi membentuk signal pelemahan, jadi saya masih ragu untuk memberikan rekomendasi buy. Saat ini saya condong menunggu konfirmasi signal lebih jauh.

INTP (Closing 22175  -3%)
INTP melemah cukup signifikan. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. INTP ditutup sedikit di bawa support 22200 sehingga masih perlu dikonfirmasi. Tekanan jual cukup besar, namun INTP ditutup di bawah bolingernya. Saat ini ada potensi terjadi teknikal rebound di saham ini. Bila menguat, INTP akan menguji area 22700-22800. Bagi yang ingin entry, bisa perhatikan level 22000-22200. Bila bertahan bisa pertimbangkan untuk buy.

ITMG (Closing  25150   -5.6%)
ITMG melemah signifikan. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. ITMG melemah dan menguji support 25000. Tekanan jual cukup besar, tapi bisa dipantau, bila support ini terlihat kuat bisa pertimbangkan untuk buy.

JSMR (Closing 6400   -0.4%)
JSMR berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan range konsolidasi 6100-6500. Bisa pantau area ini untuk trading.

KLBF (Closing 1695   -0.3%)
KLBF berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. KLBF masih berada dalam range konsolidasi 1650-1710. Belum ada indikasi yang jelas. Bila KLBF mengikuti pola kemarin, maka ada kemungkinan level 1710 akan ditembus. Namun untuk pembelian lebih baik menunggu konfirmasi penembusan level 1710 dengan target penguatan 1770-1780.

MAIN (Closing 3435   -0.1%)
MAIN berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan penguatan. MAIN dibuka melemah ke area 3310, lalu kembali menguat ditutup di 3435. Meskipun terlihat berusaha untuk menguat, namun selama masih belum bisa menembus level 3450, saya masih ragu untuk memberikan rekomendasi buy. Jadi bila level 3450 kembali diuji dan terlihat sulit ditembus bisa pertimbangkan untuk jualan dulu. Support akan saya pertahankan di 3215.

PGAS (Closing 6000   -0.4%)
PGAS berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Secara overall PGAS belum mampu menembus range konsolidasi 5800-6050, namun ada potensi level 6050 ditembus. Penembusan range ini bisa dimanfaatkan untuk buy dengan target penguatan 6500.

PTBA (Closing 13100   -2.6%)
PTBA melemah. Stochastic membuka potensi pelemahan. PTBA melemah, namun sejauh ini support 12800 bertahan. Pelemahan hari ini membuat indikasi penguatan berkurang, namun posisi penutupan menunjukkan adanya aksi perlawanan. Saat ini support masih saya pertahankan di 12800. Bila PTBA kembali pada pola penguatan kemarin, masih ada potensi level 14000 diuji. Jadi bisa pertimbangkan utnuk buy bila penguatan berlanjut.

PTPP (Closing 2185   -6%)
PTPP melemah signifikan. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. PTPP menembus support 2300. Tekanan jual cukup besar, namun PTPP ditutup di bawah bolinger bawahnya, jadi ada potensi terjadi teknikal rebound. Bila PTPP menguat, level 2240-2250 akan menjadi target penguatan terdekat. Bila PTPP ternyata malah langsung melemah, bisa manfaatkan untuk buy di kisaran 2120 memanfaatkan potensi teknikal rebound.

SMGR (Closing 15125   -5.2%)
SMGR melemah signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. SMGR menembus support support Fibo. Saat ini terdapat support di kisaran level 14900 yang pernah menahan pelemahan SMGR di bulan Juni. Tekanan jual cukup besar, namun SMGR ditutup cukup jauh di bawah bolingernya, jadi ada potensi teknikal rebound. Jadi spek buy menurut saya bisa dilakukan di kisaran 14900-15100 dengan target sementara 15700-15800.

UNTR (Closing 20150  -2.5%)
UNTR menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikator condong ke pelemahan. Saat ini saya masih mempertahankan support di 20000. Bagi yang ingin entry, tetap kontrol resiko mengingat kondisi belum terlalu bagus.

UNVR (Closing 31800   +1.6%)
UNVR menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Saat ini UNVR cenderung berkonsolidasi di area 31000-32000. Jadi bisa manfaatkan area tersebut untuk trading.

WIKA (Closing 2665   -6.2%)
WIKA melemah signifikan. Stochastic mengindikasikan pelemahan. WIKA melemah dan menguji support Fibo 38.2% nya di 2670. Penutupan WIKA cukup jauh di bawah bolinger bawahnya, jadi ada potensi terjadi teknikal rebound dengan target sementara 2710-2720. Jadi untuk trader bisa coba spek buy di 2660-2670 ini. Bila ternyata pelemahan malah berlanjut, bisa perhatikan support Fibo 50%nya di kisaran 2570.



Hari ini IHSG melemah ditutup di 5132 (-1.3%)

IHSG terkoreksi cukup signifikan karena isu politik disetujuinya UU pilkada dipilih oleh DPRD. Sentimen negatif dari regional sedikit banyak juga ikut menyumbang penurunan IHSG hari ini. Meskipun melemah, support IHSG di 5115 sejauh ini masih bertahan. Namun tekanan jual hari ini cukup menghawatirkan. Untuk saat ini support saya pertahankan di 5115. Penembusan level ini akan membawa IHSG melemah ke area 5040.

Dari saham yang saya review, saham saham yang masih dalam tren naiknya seperti BBCA dan ICBP terlihat berusaha untuk terus menguat. Sedangkan BBNI mulai menembus tren naiknya, dan saat ini menguji support kuat 5450. Selain itu saaham saham yang berkonsolidasi, supportnya terlihat bertahan dan mampu kembali menguat seperti GGRM, JSMR, KLBF, dan PGAS. Jadi secara overall semua saham itu masih layak dipantau. Saham konstruksi dan semen rata rata tekanan jual cukup besar, namun rata rata ditutup di bawah bolinger bandnya, sehingga potensi terjadinya teknikal rebound cukup besar. Bisa dipantau untuk potensi entry. Belakangan ini efek dari politik memang sering kali menjadi katalis, entah itu negatif maupun positif, namun satu hal yang selalu sama, efeknya tidak pernah lama. Jadi pelemahan ini menurut saya bisa dimanfaatkan untuk hunting saham. Tetap fokus pada saham dengan fundamental bagus, dan tetap rasional.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Kamis, 25 September 2014

Review Market 25 September 2014

Dear Client,

Kembali memasuki tanggal 25, saya kembali menampilkan review saham secara lengkap supaya para pembaca bisa mendapatkan gambaran akan review yang didapatkan oleh member. Thanks.

REVIEW SAHAM

ADHI (Closing 2915   +0.2%)
ADHI berkonsolidasi. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. Tidak terlihat ada indikasi yang jelas. Saat ini support masih saya pertahankan di 2900-2910. Bagi yang ingin entry, tetap kontrol resiko.

ADRO (Closing 1275   +0.8%)
ADRO menguat. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Support sendiri masih saya pertahankan di 1240. Pada chart ADRO sendiri, ada potensi terbentuk formasi head & shoulder. Jadi mohon berhati hati bila support 1240 ditembus karena berpotensi menguji level 1100.

ASII (Closing 7175  -0.3%)
ASII berkonsolidasi. Stochastic di area oversold mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Saat ini support saya pertahankan di 7000-7050 dan resistance di 7500-7550. Saya condong menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi. 

ASRI (Closing 488   +1.9%)
ASRI menguat. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. ASRI mampu kembali menguat, dan saat ini tertahan ma20nya di 488. Penembusan level 488 sendiri akan membawa ASRI menguat ke area 500. Untuk saat ini support akan saya pertahankan di 460-465. Untuk saat ini saya masih ragu untuk memberikan rekomendasi, jadi saya akan menunggu konfirmasi signal lebih jauh.

BBRI (Closing 10775   +1.7%)
BBRI menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. BBRI berkonsolidasi, terlihat berusaha menembus ma20nya, namun masih gagal. Saat ini support sendiri masih saya pertahankan di 10500, bagi yang ingin entry, tetap kontrol resiko.

BBCA (Closing 12875   +3.2%)
BBCA kembali menguat. Stochastic di area overbought mengindikasikan pelemahan. BBCA kembali meneruskan penguatannya. Sementara ini BBCA berpotensi menguji level 13000. Support sementara di 12600. Bagi yang ingin entry baru, mohon untuk tetap kontrol resiko mengingat kenaikan sudah cukup banyak.

BBNI (Closing 5775   -1.3%)
BBNI melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. BBNI melemah, namun secara overall masih membentuk tren penguatan. Saat ini support tren turun di kisaran 5700. Bila level ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy.

BMRI (Closing 10525   -0.2%)
BMRI berkonsolidasi. Stochastic di area overbought membuka potensi pelemahan. BMRI sempat terkoreksi dengan low di 10325, namun BMRI berusaha bertahan dan akhirnya kembali menguat. Untuk saat ini saya masih ragu untuk memberikan rekomendasi buy. Support saya pertahankan di 10000-10100 dan resistance di 10700.

CPIN (Closing 4110   +0.2%)
CPIN berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikator mengarah ke pelemahan, namun secara ma, masih ada potensi penguatan di saham ini. Saat ini support kuat masih di kisaran 4000. Bisa dipantau apakah support tersebut kuat bertahan atau tidak. Bagi yang sudah entry di 4120-4150 tetap kontrol resiko.

GGRM (Closing 56550   +1.3%)
GGRM menguat. Stochastic membuka potensi penguatan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Support sementara masih akan saya pertahankan di 55500 dan resistance di 58000. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko.

ICBP (Closing 11150   +1.4%)
ICBP terlihat berusaha untuk menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Saat ini saya masih melihat level 10600 sebagia support yang relatif kuat. Bila level ini diuji dan terlihat kuat bertahan bisa pertimbangkan untuk buy.

INDF (Closing 6925  -1.8%)
INDF melemah. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Meskipun melemah, sejauh ini INDF masih mempertahankan range konsolidasi 6900-7250. Jadi bagi yang ingin trading bisa manfaatkan area tersebut. Tetap terapkan kontrol resiko mengingat tekanan jual hari ini meningkat.

INTP (Closing 22850  -1.2%)
INTP melemah. Stochastic memasuki area oversold mengindikasikan pelemahan. INTP menembus support 23000. Penembusan support ini berpotensi membawa INTP melemah ke area 22200-22300. Support ini seharusnya cukup kuat, jadi bisa dipantau apakah bisa bertahan atau tidak.

ITMG (Closing  26650   +1.3%)
ITMG menguat. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Saat ini support akan saya pertahankan di 25000. Saya cenderung menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

JSMR (Closing 6425   +0.4%)
JSMR berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Untuk saat ini saya masih mempertahankan range konsolidasi 6100-6500. Bisa pantau area ini untuk trading.

KLBF (Closing 1700   +1.5%)
KLBF menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. KLBF masih berada dalam range konsolidasi 1650-1710. Kembali terlihat ada potensi penguatan, namun untuk pembelian lebih baik menunggu konfirmasi penembusan level 1710 dengan target penguatan 1770-1780.

MAIN (Closing 3440   +0.4%)
MAIN berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan penguatan. Resistance 3450 masih gagal ditembus. Indikator dan ma masih condong ke penguatan. Bila MAIN malah menembus resistance 3450 ada potensi penguatan berlanjut ke area 3570-3580. Bagi yang ingin entry tetap kontrol resiko, dan lebih baik menunggu konfirmasi penembusan level 3450. Untuk sementara support terdekat di area Fibo 38.2% di 3215.

PGAS (Closing 6025   +0.4%)
PGAS berkonsolidasi. Stochastic membuka potensi pelemahan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Secara overall PGAS belum mampu menembus range konsolidasi 5800-6050, namun ada potensi level 6050 ditembus. Penembusan range ini bisa dimanfaatkan untuk buy dengan target penguatan 6500.

PTBA (Closing 13450   +2.3%)
PTBA menguat. Stochastic mengindikasikan penguatan. Posisi indikator dan pergerakan PTBA cukup bagus. Ada potensi penguatan berlanjut. Saat ini level 14000 akan menjadi resistance terdekat. Support akan saya pertahankan di 12800.

PTPP (Closing 2325   +0.6%)
PTPP menguat. Stochastic di area oversold membuka potensi penguatan. Belum terlihat ada indikasi yang jelas. Untuk sementara support akan saya pertahankan di 2300 dan resistance di 2500.

SMGR (Closing 15950   -0.2%)
SMGR berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. SMGR gagal bertahan di atas 16000. Ada potensi menuju ke 15700. Tekanan jual hari ini tidak seberapa, jadi pelemahan sementara ini terbatas. Saat ini saya masih ragu, jadi saya cenderung menunggu konfirmasi signal sebelum memberikan rekomendasi.

UNTR (Closing 20675  +0.4%)
UNTR berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Indikator saat ini condong ke penguatan, meskipun belum solid. Saat ini saya masih mempertahankan support di 20000. Bagi yang ingin entry, tetap kontrol resiko. Untuk aggressive buy bisa pantau level 20400-20500.

UNVR (Closing 31300   -0.1%)
UNVR berkonsolidasi. Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum terlihat ada arah yang jelas. Saat ini UNVR cenderung berkonsolidasi di area 31000-32000. Jadi bisa dipantau apakah range konsolidasi kali ini mampu dipecah atau tidak.

WIKA (Closing 2840   +0%)
WIKA berkonsolidasi Stochastic mengindikasikan pelemahan. Belum ada arah yang jelas. Saat ini WIKA cenderung berkonsolidasi. Resistance akan saya pertahankan di 2920 dan support di 2780.



Hari ini IHSG melemah ditutup di 5201 (+0.5%)

IHSG sepanjang sesi bergerak di teritori positif dengan ditopang oleh sebagian saham perbankan, consumer, dan properti. Secara overall indikasi belum terlalu jelas. Untuk sementara support akan saya pertahankan di 5115 dan resistance di 5250.

Dari saham yang saya review, belum terlihat ada indikasi yang benar benar bagus, namun ada beberapa saham yang masih masuk dalam tren naiknya seperti BBCA, BBNI, dan ICBP. Selain itu saham saham yang berkonsolidasi, namun mulai memunculkan indikasi penguatan seperti KLBF, JSMR, dan PGAS juga masih cukup layak dipantau. Saham semen hari ini kembali ditekan, namun mulai mendekati support kuatnya, jadi bisa dipantau untuk potensi BOW.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny

Rabu, 24 September 2014

Review Market 24 September 2014

Dear Client,


Hari ini IHSG melemah ditutup di 5174 (-0.3%)

IHSG sempat bergerak menguat di sesi 1, namun perlahan lahan penguatan IHSG tergerus dan akhirnya ditutup melemah ke level 5174. Belum terlihat ada indikasi yang bagus di IHSG. Support sementara akan saya pertahankan di bolinger bawah di 5115 dan resistance di 5250.

Dari saham yang saya review, lagi lagi tidak ada satupun indikasi yang benar benar bagus. Untuk sementara yang bisa dipantau hanya ICBP yang secara ma masih cukup bagus dan bertahan di atas support 10600. Sedangkan KLBF dan PGAS yang kemarin membentuk signal penguatan hari ini terlihat kurang bertenaga. Untuk sementara banyak signal yang kurang jelas, jadi saya tidak mau berkomentar banyak.

Untuk sementara itu dulu yang bisa saya sampaikan, semoga membantu.



Salam
Donny